Contoh Karangan Nonfiksi Tentang Ekosistem Sawah

Karangan nonfiksi merupakan sebuah karangan atau tulisan yang bersifat informatif, penulisnya mempunyai tanggung jawab atas kebenaran dari peristiwa, orang, dan/atau informasi yang disampaikannya. Salah satu materi pelajaran yang dimuat dalam kurikulum pembelajaran sekolah saat ini adalah siswa mampu membuat karangan nonfiksi dengan menggunakan kosakata yang telah disediakan oleh guru.

Untuk itu, kali ini kita akan membahas contoh karangan non fiksi tentang ekosistem sawah menggunakan kosakata ekosistem, ekosistem sawah, rantai makanan, makhluk hidup, produsen, konsumen, pengurai, habitat, karnivor, herbivor, rumput, belalang, burung, ular dan jamur.

contoh karangan nonfiksi tentang ekosistem sawah

Membuat Karangan Nonfiksi Tentang Ekosistem Sawah

Sebelum memulai membuat karangan, kalian harus menentukan ide pokok karangan terlebuh dahulu. Hal ini bertujuan untuk memudahkan kalian selama mengembangkan isi paragraf karangan menjadi lebih luas.

Ide Pokok Karangan Tentang Ekosistem Sawah

Berikut ini contoh ide pokok karangan yang akan digunakan dalam membuat karangan nonfiksi tentang ekosistem sawah dengan menggunakan kosakata ekosistem, ekosistem sawah, rantai makanan, makhluk hidup, produsen, konsumen, pengurai, habitat, karnivor, herbivor, rumput, belalang, burung, ular dan jamur.

  • Pengertian ekosistem sawah
  • Ciri-ciri ekosistem sawah
  • Rantai makanan dalam ekosistem sawah
  • Organisasi rantai makanan dalam ekosistem sawah
  • Produsen
  • Konsumen pertama
  • Konsumen kedua
  • Konsumen ketiga
  • Pengurai
  • Contoh proses penguraian yang dilakukan oleh jamur

Pengembangan Ide Pokok Menjadi Paragraf

Setelah menentukan ide pokok peragraf tersebut, selanjutnya kalian dapat mengembangkan kalimat karangan sesuai dengan ide pokok peragraf yang sudah dibuat. Berikut contoh pengembangan karangan nonfiksi tentang ekosistem sawah menggunakan kosakata ekosistem, ekosistem sawah, rantai makanan, makhluk hidup, produsen, konsumen, pengurai, habitat, karnivor, herbivor, rumput, belalang, burung, ular dan jamur.

Ekosistem Sawah

Ekosistem adalah hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungannya. Salah satu contoh ekosistem adalah ekosistem sawah. Ekosistem sawah merupakan salah satu ekosistem buatan yang ada wilayah dan perwilayahan daratan. Ekosistem sawah terdiri atas komponen biotik dan abiotik.

Ciri-ciri ekosistem sawah diantaranya yaitu berada di daratan yang memiliki permukaan rata, areanya berlumpur dan selalu digenangi air, biasanya ditanami tumbuhan padi, dan ciri ekosistem sawah terakhir yaitu adanya rantai makanan di dalam ekosistem sawah.

Rantai makanan dalam ekosistem sawah disusun oleh berbagai jenis makhluk hidup sebagai komponen biotik. Selain makhluk hidup, didalam ekosistem sawah juga terdapat beberapa komponen abiotik misalnya tanah, air dan cahaya matahari. Berikut ini adalah beberapa contoh rantai makanan di dalam ekosistem sawah:

  1. Cahaya matahari > Rumput & Tanaman padi > Tikus > Ular > Elang > Jamur (Penguraian).
  2. Cahaya matahari > Rumput & Tanaman padi > Burung pipit > Ular > Elang > Jamur (Penguraian).
  3. Cahaya matahari > Rumput & Tanaman padi > Belalang > Katak > Ular > Elang > Jamur (Penguraian).

Terdapat beberapa organisasi dalam rantai makanan pada ekosistem sawah yaitu produsen, konsumen pertama (herbivora), konsumen kedua (karnivora), konsumen ketiga (karnivora) dan pengurai. Berikut penjelasannya:

a. Produsen

Yang di maksud dengan produsen adalah tumbuhan padi dan rumput yang ada di tepi sawah. Tanpa perlu bergantung pada organisme lain tanaman ini dapat menghasilkan makanan sendiri dengan bantuan sinar matahari dengan proses fotosintesis.

b. Konsumen Satu

Konsumen pertama biasanya adalah herbivora pemakan tumbuhan padi seperti hama, tikus, burung dan serangga lainnya. Hewan-hewan tersebut merupakan hama bagi tumbuhan padi yang dapat menyebabkan petani gagal panen.

c. Konsumen Dua

Konsumen kedua adalah karnivora (pemakan daging) yang memangsa hewan pada konsumen pertama. Konsumen kedua terdiri dari binatang karnivora seperti ular sawah. Keberadaan konsumen kedua lebih sedikit dari pada konsumen pertama.

d. Konsumen Tiga

Konsumen ketiga merupakan karnivora pemangsa hewan konsumen kedua. Contoh konsumen ketiga adalah burung elang.

e. Dekomposer atau Pengurai

Salah satu contoh pengurai adalah jamur. Pengurai merupakan konsumen terakhir yang akan mengurai senyawa yang telah mati baik senyawa yang berasal dari produsen, konsumen pertama, konsumen kedua maupun konsumen ketiga. Senyawa-senyawa yang diuraikan tersebut nantinya akan menjadi pupuk bagi tanaman yang terdapat di sawah.

Contoh penguraian senyawa yang berlangsung dalam ekosistem sawah yaitu padi yang akan menjadi makanan serangga atau katak, lalu katak akan di makan lagi oleh ular sawah, ular sawah akan menjadi makanan burung elang, pembusukan yang terjadi pada elang ketika mati akan diurai oleh jamur dan menjadi pupuk untuk tanaman padi.

Itulah contoh karangan nonfiksi tentang hubungan timbal balik antar makhluk hidup yang terjadi di dalam ekosistem sawah dengan menggunakan beberapa kosakata seperti ekosistem, ekosistem sawah, makhluk hidup, produsen, konsumen, rantai makanan dan lain sebagainya.

Post a Comment

Luangkan sedikit waktu Anda untuk berkomentar. Komentar Anda sangat bermanfaat demi kemajuan blog ini. Berkomentarlah secara sopan dan tidak melakukan spam.