Pembagian Genre Buku: Perbedaan Buku FIksi dan Non Fiksi

Pembagian genre buku dapat dibedakan menjadi dua klasifikasi secara umum. Kedua klasifikasi tersebut adalah buku fiksi dan non fiksi.

Bagi individu yang memahami buku dan suka membaca buku, mereka dapat mebedakan buku fiksi dan non fiksi secara baik. Meskipun demikian, kedua jenis buku tersebut masih belum dipahami oleh individu tertentu.

Perbedaan Buku Fiksi dan Non Fiksi

Buku fiksi dan nonfiksi adalah dua hal yang berbeda. Tak jarang orang yang tidak paham apa perbedaan antara buku fiksi dan non fiksi.

Perbedaan Buku Fiksi dan Buku Non Fiksi

Sejujurnya, sangat mudah untuk mengenali buku fiksi dan non fiksi. Perbedaan buku fiksi dan non fiksi dapat dilihat dari substansi bukunya.

Hal mendasar dalam perbedaan buku fiksi dan buku non fiksi adalah Substansi Buku fiksi disusun berdasarkan pikiran kreatif sehingga substansi dari buku semacam ini umumnya adalah cerita yang menarik dan menggugah perasaan. Kemudian, buku non fiksi adalah buku yang substansinya disusun berdasarkan dunia nyata. Dengan kata lain, Jenis buku non fiksi menyajikan data dan informasi lain.

Selain perbedaan buku fiksi dan buku non fiksi yang disebutkan di atas, ternyata masih banyak aspek yang bisa diperhatikan untuk mengetahui perbedaan antara buku fiksi dan buku non fiksi. Apa saja aspek yang menunjukkan perbedaan buku fiksi dan buku non fiksi? Tentu saja perbedaan buku fiksi dan nonfiksi dapat ditinjau dari segi perbedaan definisi buku fiksi dan buku non fiksi, ciri ciri buku fiksi dan non fiksi, dan perbedaan contoh buku fiksi dan buku non fiksi. Berikut ini uraian perbedaan antara buku fiksi dan non fiksi:

Pengertian Buku Fiksi dan Non Fiksi

Berikut perbedaan kedua jenis buku fiksi dan buku non fiksi ditinjai dari pengertiannya menurut Kamus Besar Bahasa Indonesai (KBBI).

Pengertian Buku Fiksi

Sebelum memeriksa perbedaan antara buku fiksi dan non fiksi, sebaiknya Anda terlebih dahulu mencoba memahami apa arti kedua jenis buku tersebut.

Definisi Buku Fiksi

Buku fiksi adalah buku yang berisi cerita yang sifatnya imajinatif. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata fiksi mengandung makna cerita rekaan atau khayalan yang tidak bergantung pada dunia nyata.

Buku fiksi disusun oleh penulis dengan membangun pikiran yang mereka miliki. Mulai dari karakter, konflik, alur cerita, semuanya dibuat bergantung pada pikiran kreatif.

Hampir setiap buku fiksi dibuat dengan memasukkan fakta sejarah dan realitas sosial yang ada untuk memperkuat cerita agar terkesan lebih meyakinkan pembacanya.

Bahasa yang digunakan buku fiksi biasanya merupakan bahasa kiasan dan bahasa konotatif. Dengan cara ini, pembaca diajak untuk masuk ke dalam cerita sebuah buku fiksi.

Pengertian Buku Non Fiksi

Buku non fiksi adalah buku yang berisi kejadian nyata dan mendidik. Menurut KBBI, nonfiksi adalah sesuatu yang bukan rekaan, namun bergantung pada fakta dan fakta (misalnya karya ilmiah, eksposisi, dan sebagainya)

Di dalam buku non fiksi berisi data, penggambaran, kejadian, tempat, dan karakter sebuah objek yang sebenarnya ada di kenyataan.

Buku non fiksi disebutkan tergantung pada fakta yang dapat diamati dan informasi yang mengandung fakta. Hal inilah yang membuat buku-buku non fiksi sering digunakan sebagai sumber data oleh para pembacanya.

Bahasa yang digunakan umumnya adalah bahasa denotatif atau aktual, sehingga pembaca dapat segera memahami pentingnya substansi buku non fiksi tersebut.

Ciri-Ciri Buku Fiksi dan Buku Non Fiksi

Berikut ini ciri-ciri atau sifat yang membedakan buku fiksi dan buku non fiksi.

Ciri-Ciri Buku Fiksi

  1. Menggunakan bahasa santai dan bersifat konotatif.
  2. Berisi rekaan (fiktif) memuat hal-hal yang bersifat imajinatif.
  3. Isinya membuat kebenaran yang relatif atau tidak mutlak.
  4. Tidak mempunyai sistematika baku dalam penulisannya.
  5. Tujuannya memengaruhi emosi atau perasaan para pembacanya sehingga terhanyut dalam cerita yang terdapat dalam buku.
  6. Terdapat pesan moral dalam buku.

Ciri-Ciri Buku Non Fiksi

  1. Metode penulisannya bersifat denotatif.
  2. Penulisannya menggunakan bahasa formal.
  3. Berisi tentang penyempurnaan penelitian atau temuan yang sudah ada maupun temuan penelitian baru.
  4. Mengandung fakta atau bersifat faktual.
  5. Berbentul tulisan ilmiah populer.

Contoh Buku Fiksi Dan Buku Non Fiksi

Untuk lebih jelas dalam membedakan kedua jenis buku fiksi dan non fiksi, berikut ini beberapa contoh buku fiksi dan buku non fiksi.

Contoh Buku Fiksi

Untuk memperjelas lagi, berikut ini beberapa contoh buku fiksi:

Contoh Buku Non Fiksi

Berikut ini beberapa contoh buku non fiksi:

  • Karya tulis ilmiah
  • Skripsi, tesis, disertasi
  • Buku pelajaran
  • Jurnal
  • Buku ensiklopedia
  • Biografi
  • Esai
  • Opini
  • Pidato

Post a Comment

Luangkan sedikit waktu Anda untuk berkomentar. Komentar Anda sangat bermanfaat demi kemajuan blog ini. Berkomentarlah secara sopan dan tidak melakukan spam.